Final Liga Champions: Yannick Ferreira Cium Kekasih

Liga Chanpions baru saja berakhir dan pertandingan final malam tadi harus usai dengan adu penalti. Awalnya Careasco berhasil membobol gawang Madrid yang sempat unggul terlebih dulu di aaal pertandingan. kemudian pemain sayap Atletico pun Yannick Ferreira menciptakan golnya dengan tendangan super keren ke gawang Real Madrid. Pertandingan yang dilaksanakan di San Siro itu pun menjadi penuh semangat dimana Fereeira bersama dengan rekan rekannya merayakan gol bersama dengan kekasihnya. Ini merupakan sebuah gol balasan yang ditunggu tunggu oleh para suporter Atletico karena mereka tak mau tim kesayangan mereka kalah dalam final ini.

Yannick Ferreira Cium Kekasih Saat Bobol Gawang real Madrid

Pemain yang berasal dari Belgia, Yannick Ferreira merayakan kemenangan golnya dengan mencium yang kekasih. Noemie Happart ialah kekasih Ferreira yang sudah lama dipacarinya. Dalam pertandingan, Atletico memang kalah terlebih dahulu karena Sergio Ramos berhasil memanfaatkan adanya kekacauan di daerah gawang Los Rojiblancos. Gol pun tercipta dengan indahnya di menit ke 15 awal pertandingan babak pertama. riuh rendah kemeriahan pun tercipta darinpara pendukung yang menanti secara berdebar debar bagaimana pertandingan final ini berjalan sepanjang 2 x 45 menit.

final champions yannick ferreira cium kekasih

Ferreira Carrasco awalnya berada di kursi cadangan dan tidak menjadi pemain starter. Kemudian setslag augusto Fernandez dikeluarkan sebelum babak kedua maka Ferreira Carrasco menggantikan posisinya. Permainan yang ditampilkan cenderung menyerang berbekal apa yang dikatakan oleh pelatih sebagai strategi. Kemampuannya yang baik mengantarkan dirinya bersama dengan bola menuju kawasan pertahanan Madrid dan bagaimana pun caranya, go pun akhirnya tercipta di dalam pertandingan final itu. carrasco benar benar merasa gembira dan merayakan secara bahagia bersama dengan pasangannya.

 

Gol itu tercipta di menit ke 79 saat Ferreira Carrasco menyambut umpam yang datang dark Juanfran di bagian kiri pertahanan Madrid. Keylor Navas pun tidak bisa berkutit dan kebobolan tendangan Carrasco. Sang pemain kemudian berlari ke bagian pinggir lapangan dan menghampiri Noemie. Dia merasa senang dan saking senangnya dia pun tak sungkan untuk mencium sang kekasih dengan begitu mesra. Real madrid pun harus menerima kenyataan bahwa gol yang mereka ciptakan di babak awal terbalaskan oleh Ferreira Carrasco di menit menjelang babak kedua berakhir.

 

Yannick Ferreira Ciptakan Gol, Materazzi Tetap dukung Zidane

Meskipun Yannick Ferreira mampu menyamakan kedudukan, Materazzi tetap memberikan dukungan untuk Zinedine Zidan pada final liga champions. Keduanya pernah terlibat sebuah friski pada perhelatan piala dunia 10 tahun yanglalu. zidane sempat menanduk pemain bek yang berasal dari Berlin tersebut. Saat itu Italia kemudian menang dan menjadi juara karena Zidane diusir keluar dari lapangan akibat fenomena tersebut. Sepertinya oemain yang pernah menjadi bek di Internazionale tersebut sudah memberikan maaf kepada Zidabe sehingga mendukung Real Madrid untuk mengalahkan Atletico.

 

Materazzi tak mau Diego simeone yang akhirnya menang dalam laga final tersebut. si kuping besar haruslah menjadi milik Madrid apapun yang terjadi. Kepada Mediaset Premium Materazzi mengatakan dia adalah pendukung Zidane dan berada di pihak Madrid. Simeone sudah mengambil satu scudetto dari dirinya saat bersama Lazio. Laga final ini dimana gol selama pertandingan hanya tercipta oleh Yannick Ferreira dan sergio ramos kemudian harus berakhir dengan kemenangan real madrid sebagai tim yang diungulkan sejak awal. Perayaan besar pun akan menanti CR7 dan skuadnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *